Senior High
History

ᯓ★ 𝑲𝒆𝒍𝒂𝒔 11 {𝑺𝒆𝒋𝒂𝒓𝒂𝒉}

1

149

0

𝗌𝗒α𝖿α'𝗌 ɦⱺ𐓣𝖾𝗒 𐓣ⱺ𝗍𝖾𝗌 🍯🥨

𝗌𝗒α𝖿α'𝗌 ɦⱺ𐓣𝖾𝗒 𐓣ⱺ𝗍𝖾𝗌 🍯🥨

コメント

コメントはまだありません。

ノートテキスト

ページ1:

*
Resume
No. Selasa
Date: 14-01-2025
Kebijakan Tanam Parsia Viera Kolonial
Belanda
☑
B.
Pendahuluan:
Sistem tanam paksa atau
1830 di negeri indonesia
akibat perang jawa tahun
cultuurstelsel oleh Van De Bosh tantun
ini di latar belakangi oleh kesulitan keuangan
1825-1830 dan Belanda melawan Belgia
tahun 1830-1831 di negeri Belanda. Van De Bosh yang diutus. Belanda
di Indonesia untuk membenahi keuangan Belanda, menerapkan sistem tanam
paksa dengan memanfaatkan atau mempengaruhi elite tradisional Indonesia
untuk melancarkan usahanya.
Ketentuan
Menurut poeponegoro & Notosusanto, dalam (sandarika, 2008:61),
Ketentuan pokok sistem tanam paksa yang tertera dalam
Stadsbad (Lembaran Negara) tahun 1834 NO.22 beberapa tahun setelah
tanam paksa mulai dijalankan di pulau Jawa, berbunyi sebagai berikut:
1 Persetujuan Persetujuan akan diadakan dengan penduduk agar mereka
menyediakan sebagian tanah milik mereka untuk penanaman tanaman
dagangan yang dapat dijual di
pasar Eropa.
2. Bagian tanah pertanian yang disediakan penduduk untuk tujuan ini tidak
boleh melebihi seperlima tanah pertanian yang dimiliki penduduk desa.
3. Pekerjaan yang diperlukan untuk menanam tanaman dagangan tidak boleh
melebihi pekerjaan yang diperlukan untuk menanam padi.
Bagian tanah yang disediakan untuk menanam tanaman dagangan dibebaskan
dari pembayaran pajak tanah.
3. Tanaman dagangan yang dihasilkan ditanah-tanah yang disediakan wajib
diserahkan kepada pemerintah Hindia - Belanda, Fika nilai
139
Big
Bass

ページ2:

138
C.
No. Selasa
14-01-2025.
Date:
Kebijakan tanam paksa (cultuurstelsel) di era kolonial Belanda.
(1830-1870) memberikan dampak besar, baik positif bagi Belanda
maupun negatif bagi masyarakat Indonesia, Yakni sebagai berikut:
1. Dampak Positif (Bagi Belanda)
a.)
Belanda Memperoleh keuntungan besar dari hasil ekspor tanaman.
yang meningkatkan perekonomian
seperti: tebu, kopi, dan nila
mereka.
L b. Keuntungan dari tanam paksa digunakan untuk membiayai
Pembangunan infastruktur di Belanda.
2 Dampak Negatif (Bagi Indonesia)
La.) Sistem tanam paksa memperkokoh kendali belanda atas
pemerintahan lokal melalui
b. ja sama dengan para
bupati dan pejabat pribumi [Bidang Politik pemerintahan]
Lb., Petani kehilangan kendali atas lahan mereka, dan pengalihan
Produksi pangan ke tanaman ekspor menyebabkan kelaparan
dan
kemiskinan
[Bidang Ekonomi ].
↳ C. Sistem tanam paksa diatur dengan regulasi yang mem-
beratkan petani, tanpa ruang untuk pembelaan hak-hak
mereka Bidang Hukum].
d.) Terjadinya kesenjangan sosial antara
d.)
bekerja
Sama
yang tertindas
elite lokal yang
dengan kolonial dan rakyak biara
[Bidang Sosial J.
Le. Waktu dan tenaga rakyat tersita untuk melakukan tanam
es
pakra, mengurangi perhatian terhadap budaya dan tradisi
rakyat pribumi dahulu [Bidang Budaya].
News