Grade

Subject

Type of questions

Agama SMP

Hai kak🤗 Bisa bantu aku kak🤗 Mengubah kalimat yang di buku menjadi kalimat bahasa sendiri(kita) Dikumpulin hari ini kak🙏😭🤗 Terimakasih ya... Baca Lebih Lanjut

memakan buah apel haram, tetapi juga mendapatkan pasangan itulah lahir seorang pemuka Islam, yaknı jodoh seorang gadis yang cantik rupawan. Dari Berikan pendapatmu. Kisah Hikmah Kisah Apel dan Pemuda Saleh pemilik itu. Sang pemuda tak berubah raut wajahnya dan dia bersedia. ada suatu hari, di tengah terik matahari, seorang pemuda berjalan di sepanjang sungai. Ia sangat lapar. Badannya lemas. Segera ia minum air di sungai. Setelah minum, pemuda itu merasa segar. Tiba- tiba bersama aliran air, muncul buah apel merah mengambang. Sang pemuda segera menangkapnya. Dibersihkan, lalu disantapnya dengan cepat. "Apakah benar engkau bersedia anak muda?" pemilik itu meragukan. "Engkau tahu anak muda. Anakkeu itu bisu, tuli, buta, dan kakinya lumpuh. Wajahnya pun biasa-biasa saja, tidak cantik. Bagaimana?" lanjutnya. Si pemuda tetap pada kesediaannya. Tidak berubah. Ia siap melakukan apa pun untuk menebus kesalahannya. Si pemilik semakin kagum. Akhirnya, mereka sepakat untuk melangsungkan pernikahan itu dan sang pemilik memanggil anak gadisnya. Betapa terperanjatnya si pemuda, anak gadis itu ternyata sehat-sehat saja. Tidak buta, tidak bisu, tidak tuli, apalagi lumpuh. Bahkan, matanya sangat indah dan wajahnya sangat cantik. Tidak tahan dengan keanehan itu, si pemuda pun berkata, “Wahai Bapak, Anda bilang putri Anda bisu, tuli, buta, dan kakinya lumpuh. Tetapi, putri Anda sehat-sehat saja. Bahkan, menurutku, putri tanya Ketika laparnya hilang, sang pemuda baru sadar dengan apa yang dimakannya. "Apel ini bukan milikku. Kenapa aku memakannya? Padahal aku tidak tahu siapa pemiliknya," ia membatin. Semakin direnungi, semakin ia merasa bersalah. Hatinya gundah dan tidak tenang. Akhirnya, ia memutuskan untuk mencari si empunya apel dan akan memohon rida atas apel yang dimakannya. Sang pemuda pun berjalan menelusuri sungai ke arah hulu, asal buah apel mengalir. Akhirnya, ia menemui pohon apel berbuah lebat yang menjulur ke sungai. "Pasti dari pohon inilah apel yang kumakan tadi," katanya dalam hati. Ia mencari pemilik buah apel itu. Ketika bertemu, sang pemuda menceritakan peristiwa yang dialaminya. la bersedia melakukan apa saja agar sang pemilik meridai apel yang telah dimakannya. Anda sangat cantik." Sang pemilik tersenyum. "Begini anak muda," katanya pelan. "Anakku kukatakan bisu dan tuli karena ia tidak permah mengatakan dan mendengar hal-hal dilarang agama. Kukatakan buta dan lumpuh karena ia tidak pernah melihat sesuatu dan pergi ke tempat yang dilarang agama. Itu maksudku," kata sang pemilik sambil terus tersenyum. yang Mendengar cerita si pemuda, pemilik pohon apel sangat kagum. Jarang ia temui anak muda seperti ini. Gagah, sopan, jujur, dan sangat saleh. Alangkah berbahagianya jika ia dapat menjodohkan sang pemuda dengan anaknya yang sudah menginjak dewasa. Maka sang pemilik pun mengatur siasat. "Wahai anak muda!" kata sang pemilik. "Niatm4 sungguh mulia. Namun, aku sudah bersusah payah merawat pohon apel itu. Tidak bisa aku memaafkanmu begitu saja, kecuali kalau engkau bersedia menikahi putriku," lanjut Dengan luapan rasa gembira, pemuda itu menikahi putri sang pemilik apel. la tidak hanya lepas dari dosa Imam Abu Hanifah. Sumber: uww.dakwatuna.com

Menunggu Answers: 0
1/5