Undergraduate
Life Science & Medicine
#materikuliah Biopsikologi : Psikologi Faal
69
6654
3
masih akan diupdate lagi materinya^^
ความคิดเห็น
ล็อกอินเพื่อแสดงความคิดเห็นノートテキスト
ページ1:
Psikologi faal Psikologi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dan proses mental. Faal adalah ilmu yang mempelajari proses otak dan fungsi serta kerja alat tubuh manusia secara biologis. Psikologi Faal adalah ilmu yang mempe- lajari perilaku manusia dalam hubungan- nya dengan proses otak dan fungsi serta kerja alat-alat tubuh manusia secara biologis. Psikologi faal merupakan nama lain dari psikologi fisiologi yang merupakan salah satu divisi biopsikologi Biopsikologi adalah ilmu yg mempelajari tentang biologi perilaku yg membahas mekanisme biologis manusia pd studi tentang psikologi. Biopsikologi bagian disipin ilmu neourosains Beberapa disiplin ilmu neurosains yang terkait dengan biopsikologi: 1. Neuroanatomi: struktur s. saraf 2. Neurokimia: dasar² kimiawi untuk aktivitas neural 3. Neuroendokrinologi: interaksi antara sistem saraf dan sistem endokrin 4. Neuropatologi: gangguan s. saraf 5. Neurofarmakologi: efek obat-obatan pada aktivitas neural 6. Neurofisiologi: fungsi dan aktivitas sistem saraf Divisi Biopsikologi The Six Divisions of Biopsychology Physiological psychology: study of the neural mechanisms of behavior by manipulating the nervous systems of nonhuman animals in controlled experiments. Examples of How Each Division Approached the Study of Memory Physiological psychologists: have studied the contributions of the hippocampus to memory by surgically removing the hippocampus in rats and assessing their ability to perform various memory tasks. Psychopharmacology: study of the effects of drugs on Psychopharmacologists: have tried to improve the the brain and behavior. Neuropsychology: study of the psychological effects of brain damage in human patients. Psychophysiology: study of the relation between physiological activity and psychological processes in human subjects by noninvasive physiological recording. Cognitive neuroscience: study of the neural use s of human cognition, largely through the of functional brain imaging. Comparative psychology: study of the evolution, genetics, and adaptiveness of behavior, largely through the use of the comparative method. Psikologi Fisiologis memory of Alzheimer's patients by administering drugs that increase the levels of the neurotransmitter acetylcholine. Neuropsychologists: have shown that patients with alcohol-produced brain damage have particular difficulty in remembering recent events. Psychophysiologists: have shown that familiar faces elicit the usual changes in autonomic nervous system activity even when patients with brain damage report that they do not recognize a face. Cognitive neuroscientists: have used brain-imaging technology to observe the changes that occur in various parts of the brain while human volunteers perform memory tasks. Comparative psychologists: have shown that species of birds that cache their seeds tend to have big hippocampi, confirming that the hippocampus is involved in memory for location. Kajian tentang mekanisme neural perilaku dgn memanipulasi sistem saraf binatang dim eksperimen terkontrol Psikofarmakologi efek obat-obatan pada otak & perilaku Neuropsikologi efek psikologis kerusakan otak pada pasien" manusia lebih bersifat terapan Psikofisiologi hubungan aktivitas fisiologis dgn proses psikologis pd subjek manusia melalui perekaman fisiologis invansif Neurosains Kognitif mekanisme neural kognisi manusia, sebagaian besar menggunakan functional brain imaging Psikologi Komparatif evolusi, genetika, dan adaptasi perilaku dgn menggunakan metode komparatif yg membandingkan perilaku berbagai macam spesies
ページ2:
Biologi Evolution influences the pool of behavior-influencing EVOLUTION genes available to the members of each species. Experience modifies the expression of an individual's genetic program. Perilaku GENES EXPERIENCE 3 Each individual's genes initiate a unique program of neural development. 4 The development of each individual's nervous system depends on the interaction of genes and experience. 5 Each individual's current behavioral capacities and tendencies are determined by its unique patterns of neural activity, some of which are experienced as thoughts, feelings, memories, etc. 6 Each individual's current behavior arises out of interactions among its ongoing patterns of neural activity and its perception of the current situation. 7 The success of each individual's behavior influences the likelihood that its genes will be passed on to future generations. CURRENT ORGANISM CURRENT SITUATION CURRENT BEHAVIOR Perilaku dipengaruhi nature maupun nurture Perilaku manusa merupakan hasil dari interaksi antara 3 faktor: 1. Sumbangsih genetik orgnisme yang merupakan produk dari evolusinya 2. Pengalaman 3. Persepsinya tentang situasi saat ini Adanya bukti fisiologis berkaitan dengan psikologis manusia Bukti bahwa faktor fisiologis dan psikologis itu saling terkait dan tidak terpisah. Bukti pertama adalah banyaknya hasil penelitian yang menunjukan kesadaran diri/self awareness, ingatan atau emosi disebabkan oleh adanya kerusakan atau masalah pada bagian² otak tertentu yang mengaturnya Bukti kedua adalah banyaknya bukti yang menujukan bahwa beberapa spesies non manusia memiliki kemauan seperti perilaku manusia/psikologis yang sifatnya manusiawi
ページ3:
Central nervous system Peripheral nervous system Sistem Saraf Bagian Utama Sistem Saraf CNS/Sistem Saraf Pusat terdiri dari 2 bagian utama: a. Otak: terletak ditengkorak b. Sumsum tulang belakang (medulla spinalis): terletak di tulang belakang PNS/Sistem Saraf Tepi terdiri dari bagian: a. Reseptor sensorik b. Saraf sensorik C. Ganglia di luar sistem saraf Sistem saraf terbagi menjadi 2 bagian, berbeda dalam beberapa cara kerjanya pada target organ dan fungsi yang di kontrolnya Sistem Saraf Somatis Somatic Nervous System - bisa dikendalikan secara sadar dalam beinterksi dengan lingkungan eskternal tubuh - terdiri 2 macam jenis saraf: 1. Afferent Nerves Saraf Aferen atau sensorik Fungsi Membawa sinyal-sinyal sensorik dari resptor ke seluruh bagian tubuh ke CNS menuju otak Contoh: Mata ke Otak 2. Efferent Nerves Saraf Eferen atau motorik Fungsi: Membawa sinyal-sinyal motorik dari CNS menuju otot- otot Contoh: Kontraksi otot seperti endokrin dan eksokrin Sistem Saraf Otonom Autonomic Nervous System - tidak bisa dikendalikan secara sadar karena berfungsi mengatur kondisi internal tubuh - terdiri 2 macam jenis saraf: 1. Symphatetic Nerves Saraf Simpatik Fungsi Menstimulus, organisasi dan memobilisasi sumber-sumber energi u/ menghadapi situasi yg tidak menyenangkan/menakutkan Contoh: Stres, tubuh akan be- reaksi 2. Parasymphatetic Nerves Saraf Parasimpatik Fungsi Menyimpan energi dalam tubuh dan beraksi dalam menghadapi situasi yang menye- nangkan
ページ4:
Pembagian Sistem Saraf Nervous system b. Anotomi Eksternal Neuron Central nervous system Peripheral nervous system Cell membrane. The semipermeable membrane that encloses the neuron. Dendrites. The short processes emanating from the cell body, which receive most of the synaptic contacts from other neurons. Axon hillock. The cone-shaped region at the junction between the axon and the cell body. Axon. The long, narrow process that projects from the cell body Brain Spinal cord Somatic nervous system Autonomic nervous system Cell body. The metabolic center of the neuron; also called the soma. Afferent nerves Efferent nerves Afferent nerves Efferent nerves Myelin. The fatty insulation around many axons. Nodes of Ranvier (pronounced RAHN-vee-yay"). The gaps between sections of myelin. Sympathetic nervous system Sebagian besar sel saraf memiliki 2 tipe yang berbeda, yaitu neuron dan sel-sel glia ANATOMI NEURON a. Anotomi Internal Neuron Parasympathetic nervous system Endoplasmic reticulum. A system of folded membranes in the cell body, rough partions (those with ribosomes) play a role in the synthesis of proteins smooth portions (those without ribosomes) play a role in the synthesis of fats Cytoplasm. The clear internal flud of the cell Ribosomes. Internal cellular Structures res on which protens are synthesized they are located on the endoplasmic reticulum. Golgi complex. A connected system of membranes that S packages molecules in vesicles Nucleus. The spherical DNA-containing structure of the cell body. release Buttons. The buttonlike endings of the axon branches, which release chemicals into synapses Synapses. The gaps between adjacent neurons across which chemical signals are transmitted. Mitochondria. Sites of aerobic (oxygen-consuming) energy Microtubules. Tubules responsible for the rapid transport of material throughout neurons C. Membran Sel Neuron Molekul-molekul protein yg melekat pada lipid bilayer merupkan unsur dari banyak properti fungsional membran sel. Protein membran sel terdiri dari 2 yaitu: 1. Channel protein Molekul-molekul tertentu dapat melewatinya 2. Signal protein Mentransfer sebuah sinyal ke bagian dalam neuron ketika mol- ekul tertentu Channel protein Signal protein Synaptic vesicles. Spherical membrane packages that stare neurotransmiter molecules ready for release near synapses. Neurotransmitters, Molecules from active that are influence the activity neurons and of other cells Lipid bilayer
ページ5:
d. Golongan-Golongan Neuron Neuron diklasifikasikan berdasarkan jumlah cabang yg keluar dari badan selnya, diantaranya: Unipolar neuron/ neuron satu kutub Neuron dengan satu cabang yg keluar dari badan selnya, biasanya terdapat pada sistem somatosensory Unipolar Neuron Dendrites Cell body Axon Dendrites Cell body Axon Bipolar Neuron Multipolar Neuron Multipolar Interneuron Bipolar neuron/neuron dua kutub Neuron dgn dua cabang yg keluar dari sel badan, biasanya terdapat pada sistem visual dan audiotory 2 Jenis sturktur neuron dalam sistem saraf: 1. berupa badan sel 2. berupa akson Interneuron Neuron-neuron dgn akson pendek/tanpa akson sama sekali yg berfungsi u/ meng- integrasikan aktivitas neural dlm sebuah struktur otak bukan u/ menghantarkan sinyal dari struktur ke struktur lain Multipolar neuron Terdapat satu cabang akson dan banyak dendrit yg keluar dari badan selnya ☐ badan Dalam sistem saraf pusat, Klaster-klaster badan sel disebut nuclei/nukleus. Dalam sistem saraf pusat, mereka juga disebut ganglia/ ganglion SEL-SEL GLIA a. Oligodendrocytes U/ meningkatkan kecepatan efesiensi konduksi aksonal b. Sel-sel Schwan bisa regenerasi aksonal yg terjadi kerusakan c. Microglia U/ merespon cedera atau penyakit d. Astrocytes/astrosit mengirimkan dan menerima sinyal dari neuron dan sel glia lainnya, mengontrol pembentukan dan pemeliharan sinapsis di antara neuron, mengatur aktivitas neural dan berpartisipasi dalam sirkuit glial BLOOD-BRAIN BARRIER Berfungsi untuk menghalangi banyaknya toksin/racun yg masuk dari darah ke dalam otak sehingga racun tsb akan terhalang masuk dari darah ke dalam otak
ページ6:
Sistem Saraf Berbagai Teknik dan Arah Neuroanatomis TEKNIK TEKNIK ARAH LANDASAN NEUROANATOMIS Memvisualisasikan neuron bukan karena kecilnya, tetapi karena susun- anya yang terlalu rapat dan ruwetnya posisi akson dan dendrit. Beberapa teknik neuroanatomis: a. Golgi Stain b. Nissl Stain C. Mikroskopi Elektronslide d. Teknik Pelacakan Neuoranatomis ARAH ARAH NEUROANATOMIS Frontal plane OTAK Sagittal plane Horizontal plane Cross section MEDIAL LATERAL DORSAL ANTERIOR VENTRAL POSTERIOR ANTERIOR ↑ VENTRAL DORSAL POSTERIOR DORSAL VENTRAL MEDIAL LATERAL Dikaitkan pada orientasi susmsum tulang belakng. Sistem vertebrata memiliki 3 arah sumbu, yaitu: a. Anterior-Posterior b. Dorsal-Ventral C. Medial-Lateral Arah anatomis lain yg biasa digunakan: proximal berarti dekat dan distal berarti jauh Dikaitkan pada orientasi susmsum tulang belakang. Sistem vertebrata memiliki 3 arah sumbu, yaitu: 1. Irisan Horizontal 2. Irisan Frontal 3. Irisan Sagital Irisan yang memotong kebawah di bagian tengah otak, diantara hemisfer disebut irisan midsagital Irisan yang memotong menyudut sebuah struktur yang panjang dan sempit disebut irisan melintang
ページ7:
Anatomi Sistem Saraf Pusat PERKEMBANGAN SSP Sistem saraf sudah berkembang sejak kehidupan awal embrio. Awalnya suatu jaringan yang berkembang menjadi sistem saraf pusat yang bentuk- nya seperti tube/pembuluh bersi cairan. Indikasi pertama otak yang sedang berkembang : tiga benjolan yang terjadi di ujung anterior pembuluh Sebelum lahir, ketiga benjolan awal akan terbelah menjadi lima bagian: Telensefalon Diensefalon Mesensefalon/otak tengah Metensefalon Mielensefalon dan akan bekembang menjadi lima bagian otak dewasa Akan berkembang menjadi: Forebrain/otak depan Midbrain/otak tengah Hindbrain/otak belakang Telensefalon akan mengalami perubahan paling besar Forebrain Telencephalon Diencephalon Midbrain Mesencephalon Hindbrain Metencephalon Myelencephalon berkembang menjadi 2 bagian, Hemisfer kanan dan kiri sedangkan 4 lainnya akan berkembang sebagai brain stem Mielensefalon sering disebut sebagai medulla Scalp Skull Dura mater maninx Arachnoid. meninx Subarachnoid space Pia mater meninx Cortex Artery Sinus Tiga selaput pelindung: 1. Meninges 2. Cerebrospinal fluid 3. Ventrikel JARINGAN PELINDUNG Meninges a. Dura Mater Dura: Keras Mater: Ibu Paling luar, keras dan fleksibel, unstretchable b. Arachnoid Membrane Arakhe: Spider Seperti jaring laba-laba, halus berongga, dibawah Dura Mater Subarachnoid space: berisi cairan serebropsinal/CSF C. Pia Mater Mengandung pembuluh darah
ページ8:
Cairan Cerebrospinal dan Sistem Ventrikulus Cairan cerebrospinal: - Terdapat di dalam Subarachnoid space, Central Canal, Cerebral Ventricel -Membantu otak mengapung dan mengurangi berat dari 1400gr menjadi 80gr melindungi otak dari goncangan, menopang dan memberikan bantalan pada otak, mengurangi gangguan pada kepala - Merupakan konsentrasi dari darah dan plasma darah empat ruang internal besar yang saling berhubungan di otak 2 ventrikel lateral ventikel ketiga ventrikel keempat Lateral ventricles Third ventricle Cerebral aqueduct Fourth ventricle Central canal Sirkulasi cairan cerebrospinal Third ventricle Cerebral aqueduct Fourth ventricle Lateral ventricles Ventrikel ketiga mengalir ke Ventrikel keempat cerebral aqueduct mengalir ke lubang-lubang subarachnoid dikeringkan oleh dialirkan ke Cairan yang sudah digunakan diabsorpsi ke pembuluh jugular di dura mater bagian leher supperior saggital sinus Volume total sekitar 125 mm waktu yang dibutuhkan sebagian cairan berada di sistem ventrikel, diganti dengan baru sekitar 3 jam Kelebihan cairan cerebrospinal akan diserap dari ruang subaraknoid ke dalam ruang dural sinuses
ページ9:
ANATOMI OTAK FOREBRAIN Telensephalon Bagian terbesar pada otak manusia Mengatur fungsi² otak paling kompleks Fungsinya: inisiasi gerakan yg diseng- aja, menginterpretasi input sensorik, sebagai mediator berbagai proses kognitif kompleks. Terdiri 2 bagian: Hemisfer Kanan: aktivitas yang me- libatkan intuisi, kreativitas, seni, emosi, imajinasi, berpikir dgn gambar, mengatur tubuh bagian kiri Hemisfer Kiri: aktivitas yang melibat- kan aturan, analisis, hitungan, logika, bahasa, mengatur tubuh kanan Kedua nya dilapisi serebral korteks dan terdapat basal ganglia serta sistem lymbic SEREBRAL KORTEKS Jaringan yang melapisi Hemisphere Jumlah dan ukuran koteks tidak berpengaruh pd kapasitas intelektual Lekukan yang besar: fissure Lekukan yang kecil: sulci/sulcus punggung lekukan antara fisuree dan sulci: gyri/gyrus Nampak terpisah sepenuhnya karena ada fisura longditunal Dihubungkan oleh beberapa track Traktus yang menghubungkan kedua hemisfer yaitu cerebral commissures comisura serebal terbesar disebut corpus collosum Berwarna keabu abuan/gray matter Third ventricle Lateral fissure. Lateral ventricle Longitudinal Corpus fissure callosum Central fissure Hippocampus Lateral fissure Central fissure Fisura membagi korteks terdiri 2: central fissure dan lateral fissure beserta gyri disekitarnya Girus terbesar: Gyrus precentral Post central gyri Superior temporal gyri 4 lobe/bagian: Frontal lobe Pariental lobe Temporal lobe Occipital lobe Central fissure memisahkan Frontal dan pareintal Lateral fissure memisahkan Temporal dr frontal dan pareintal
ページ10:
Lobus Frontal Fungsi: perencanaan, penghentian, dan pengontrolan gerakan tubuh 2 bidang fungsional: a. gyrus presentral dan korteks frontal yg bersebelahan, fungsi motorik b. korteks frontal yg terletak di anterior korteks motorik, fungsi kognitif kompleks primary motor cortex memiliki neuron yg berpartisipasi dlm pengontrolan gerakan yg sifatnya kontralateral. Lobus Pariental 2 bagian fungsional: a. gyrus postsentral menganalisis sensasi dari tubuh seperti perabaan b. posterior lobus parietal mempersepsi lokasi objek Longitudinal fissure Postcentral gyrus Lobus Temporal 3 bagian fungsional: a. gyrus temporal superior pendengaran dan bahasa b. korteks temporal inferior identifikasi pola-pola visual yg kompleks c. media korteks temporal ingatan tertentu primary auditory cortex didalam lobus temporal sebagian besar ber- sembunyi dlm fissure lateral Lateral fissure Precentral Central gyrus fissure Superior temporal gyrus Cerebellum Frontal lobe Parietal lobe Temporal Occipital lobe tubuh dan mengarahkan perhatian primary somatosensory cortex menerima informasi indra somatis Sekitar 90% dari serebral korteks manusia adalah neocortex/korteks baru, dibagi dari lapiran luar no I - lapisan dalam no VI Hasil ini merupkan hasil evolusi Terdapat korteks lama/paleocortex terdiri dari: - olfactory cortex - hippocampus Seluruh bagian neocortex adalah association cortex, terdapat pd masing-masing lobus Fungsi: IV E 2 Nissl Stained Neocortex Stellate cell Pyramidal Lobus Occipital Fungsi: menerima in- formasi visual primary visual cortex Golgi Stained Neocortex Axons and dendrites; few cell bodies. Densely packed stellate cells; a few small pyramidal cells. Loosely packed stellate cells; intermediate-sized pyramidal cells. Bands of densely packed stellate cells; no pyramidal cells. Very large pyramidal cells; a few loosely packed stellate cells. Pyramidal cells of various sizes; loosely packed stellate cells. Myelinated pyramidal cell axone; few cell bodies. 1. Lobus Frontal: proses perencanaan gerakan dan mengontrol aktivitas primary motor cortex yg mengontrol gerakan otot 2. Lobus Posterior: pariental, temporal dan occipital dari primery cortex menuju association cortex Jika association cortex mengalami kerusakan, maka akan menimbulkan kesulitan-kesulitan tertentu
ページ11:
Gray matter SUMSUM TULANG BELAKANG White matter Dorsal root Dorsal horn Cervical vertebrae Dorsal Unipolar sensory C3 CA T3" sal root neuron T3 T4 glion 76 cs- 15 17 Thoracic vertebrae T6 T7 19 TB T10 06- T11 T10 T11 C6 T12 L1 L2 Ventral root Multipolar motor Spinal Ventral Ventral horn neuron nerve Lumbar vertebrae C8 L4 T LS L2 Sacral vertebrae 13 Dilihat secara cross section, terdiri atas 2 bagian yg berbeda: 1. Gray Matter/Substansia Grisea Berbetuk seperti huruf H Banyak badan sel dan interneuron yg tidak termielinasi. Bagian kedua lengan disebut dorsal horns dan ventral horns 2. White Matter/Substansia Alba Banyak akson yg termielinasi Karena mielin sehingga bagian ini tampak putih bercahaya Fungsi Utama : 1. Mendistribusikan perintah saraf motorik ke organ-organ gerak 2. Mengumpulkan informasi somaro- sensoris yg akan dikirim ke otak 3. Memiliki beberapa fungsi saraf otonom dan gerakan refleks Cervical: 18 pasang ruas Thoracic: 12 pasang ruas Lumbar: 5 pasang ruas Sacral: 5 pasang ruas Coccygeal: 1 pasang ruas LATERAL VIEW Ruas tulang belakang terdiri dari 62 ruas/31 ruas berpasangan, ruas ini bercabang ke sumsum tulang belakang dan aksonnya ber gabung dengan sumsum tulang belakang melalui salah satu di antara dua akar: Dorsal Root merupakan neuron unipolar sensorik/aferen Ventral root merupakan neuron multipolar motorik/eferen Letak sumsum tulang belakang tepatnya berada di tengah rongga /spinal foramen Akar saraf-saraf tulang belakang tempat para dokter melakukan caudal block, penyuntikan bius di caudal agar proses anestesi lokal berlangsung dengan sukses pd perasi panggul dan caesar
ページ12:
Telencephalon SUMMARY Cerebral cortex Major fissures Major gyri Four lobes Limbic system Neocortex Hippocampus Central fissure Lateral fissure Longitudinal fissure Precentral gyrus Postcentral gyrus Superior temporal gyrus Cingulate gyrus Frontal lobe Temporal lobe Parietal lobe Occipital lobe Amygdala Hippocampus Fornix Cingulate cortex Septum Mammillary bodies Amygdala Caudate Basal ganglia Putamen Striatum Globus pallidus Cerebral commissures Corpus callosum Massa intermedia Lateral geniculate nuclei Thalamus Medial geniculate nuclei Ventral posterior nuclei Diencephalon Mesencephalon Metencephalon Hypothalamus Optic chiasm Pituitary gland Tectum Tegmentum Reticular formation Pons Cerebellum Mammillary bodies Superior colliculi Inferior colliculi Reticular formation Cerebral aqueduct Periaqueductal gray Substantia nigra Red nucleus Myelencephalon or Medulla Reticular formation
สมุดโน้ตแนะนำ
News
kak editnya pake apa?
kak nanya dong, itu nulisnya pakai font apa yaa? yg paragraf
ditunggu updatenya kakak🤩