Grade

Type of questions

Bahasa Indonesia SMA

rangkumkan

21.26 - LIEB 4 8 APERSEPSI Komputasi adalah sebuah algoritma yang mampu memecahkan masalah atau memberikan solusi dari inputan data. Komputasi juga merupakan bagian spesifik komputer dari sebuah teknologi informasi. Sebagai contoh jika dulu perhitungan data masih dilakukan secara manual yaitu dengan mencatat dalam lembar kertas seperti membuat tabel dan melakukan kalkulasi dari beberapa nilai, namun sekarang dengan perkembangan teknologi kebanyakan sudah memilih menggunakan komputer. Cukup kompleks jika kita ingin mengetahui lebih dalam dari pengetahuan sistem komputasi, maka pada tingkat ini kita akan mempelajari dari salah satu dasar sistem komputasi agar kita lebih mengenal lebih dekat terhadap lingkungan sistem komputasi sehingga harapannya kita dapat mengimplementasikan sistem komputasi ini pada aktivitas atau kegiatan yang kita lakukan sehari-hari. Informatika - SMK Kelas X Sistem Komputasi Dasar - Dasar Informatika SMK Kelas X 117 A. PERANGKAT KERAS KOMPUTER 1. Komponen Perangkat Input Perangkat input komputer (perangkat masukan) adalah perangkat yang digunakan untuk memasukkan beberapa data dan memberikan beberapa perintah pada komputer untuk diproses lebih lanjut. Berikut beberapa perangkat masukan yang perlu kita ketahui : A. Keyboard Keyboard atau papan ketik merupakan salah satu perangkat masukan/input pengolahan data yang terhubung dengan komputer. Keyboard dapat berfungsi memasukkan huruf, angka, karakter khusus dan sebagai media bagi pengguna untuk melakukan perintah khusus lainnya seperti shortcut untuk menyimpan, membuka, menghapus, memindahkan, meng-copy, dll. Jenis-jenis keyboard: 1) QWERTY; 2) DVORAK; 3) KLOCKENBERG. Gambar 2: Keyboard Sumber : www.blibi.com Keyboard yang biasa kita gunakan adalah jenis QWERTY yang memiliki bentuk dan tute yang sama

Menunggu Jawaban Answers: 0
Bahasa Indonesia SMA

di jelaskan beindo

vivo Y12s Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan Volume 12 No.2 Juli 2024 ISSN 2302-6944, e-ISSN 2581-1649 UJI BEBERAPA EKSTRAK TUMBUHAN TERHADAP HAMA KUTU DAUN PADA TANAMAN CARAI (Capsicum annum L.) Test Several Plant Extracts Against Aphid Pests on Chili Plants (Capsicum annum L.) Asri Jaya', Fenny Hasanuddin, Nining Triand Thamrin 1.2.3 Program Studi Agroteknologi, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang Dasrijaya40@gmail.com "fennyhasanuddin@gmail.com"niningtriani1606@gmail.com ABSTRAK Cabal rawit merupakan salah satu komoditas sayuran yang banyak dibudidayakan petani di indonesia karena memiliki harga jual yang tinggi dan dijadikan sebagai bumbu dengan rasa pedas pada aneka masakan. Salah satu kendala yang kerap ditemukan dilapangan adalah adanya serangan kutu daun pada tanaman cabai sehingga berkurangnya produk tanaman cabal. Kutu daun (Aphis gossypii) dapat menyebabkan kerugian secara langsung yaitu mengisap cairan tanaman. Tanaman yang terserang daunnya menjadi keriput dan terpelintir, dan pertumbuhan tanaman menjadi terhambat (kerdil). Kerusakan pada daun muda yang menyebabkan bentuk daun keriput menghadap ke bawah adalah ciri spesifik gangguan kutu daun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ekstrak tumbuhan terhadap hama kutu daun pada tanaman cabai dan untuk mengetahui ekstrak tumbuhan mana yang memberikan pengaruh terhadap hama kutu daun pada tanaman cabai. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari - Maret 2024 di lahan percobaan Desa Abbokongang, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidrap. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). dengan 5 perlakuan, diulang sebanyak 3 kali terdapat 15 unit percobaan, PO : Tanpa perlakuan (kontrol), P1 Pemberian ekstrak tembakau sebanyak 40 ml + 100 ml air, P2 :Pemberian ekstrak sereh sebanyak 40 ml + 100 ml air, P3 Pemberian ekstrak daun jeruk sebanyak 40 ml + 100 ml air, P4 :Pemberian ekstrak daun pepaya sebanyak 40 ml + 100 ml air. Setiap unit percobaan terdiri atas 3 sampel tanaman, sehingga terdapat 45 unit tanaman percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak tumbuhan memberikan pengaruh nyata terhadap pengendalian hama kutu daun. Diantara beberapa perlakuan yang digunakan, ekstrak tembakau memiliki persentase mortalitas tertinggi yakni 55,56% dengan intensitas serangan terendah 14,3% kategori ringan. Kata kunci: cabai, daun jeruk, daun papaya, kutu daun, sereh, tembakau ABSTRACT Cayenne pepper is a vegetable commodity that is widely cultivated by farmers in Indonesia because it has a high selling price and is used as a spice with a spicy taste in various dishes. One of the obstacles that is often found in the field is the attack of aphids on chili plants resulting in a reduction in chili plant products. Aphids (Aphis gossypii.) Can cause direct harm by sucking plant fluids. Plants that are attacked have their leaves wrinkled and twisted, and Search IA

Menunggu Jawaban Answers: 0
Bisnis & Manaj Mahasiswa

tolong carikan hipotesis dan hasil penelitian jurnal berikut

Konsep Perekonomian Tiga Sektor A. Pengertian Perekonomian Tiga Sektor Pembahasan tentang ekonomi 3 sektor merupakan pembahasan tentang para pelaku ekonomi dalam cakupan suatu wilayah negara (berskala nasional), yang didalamnya terdaat sektor rumah tangga, sektor perusahaan, dan sektor pemerintah. Pada kesempatan sebelumnya, telah dijelaskan bagaimana dua sektor ekonomi perusahaan swasta dan rumah tangga berkontribusi pada keseimbangan pendapatan nasional. Namun, pada kenyataannya, aktivitas ekonomi melibatkan pemerintah dan kedua pelaku tersebut. Sebagai konsekuensinya, karena keterlibatan pemerintah dalam perhitungan pendapatan nasional, analisis dibagi menjadi 3 sektor. Perekonomian yang terdiri dari tiga bagian ini dikenal sebagai "perekonomian tertutup", yang berarti tidak ada aktivitas ekspor dan impor karena tidak terlibat dalam perdagangan internasional. Ini berbeda dengan perekonomian dua sektor, di mana elemen pemerintah dimasukkan ke dalam analisis pendapatan nasional. B. Peran Pemerintah dalam Perekonomian Tiga Sektor Pada ekonomi 3 sektor, pemerintah menjadi pemeran utama dalam pergerakan roda ekonomi suatu negara, dalam hal ini terdapat peran-peran yang seharusnya dilaksanakan oleh pemerintah, yaitu: 1. Peran Alokasi Dalam konteks ini, pemerintah berperan sebagai penyedia instrumen ekonomi yang memiliki manfaat fungsional bagi masyarakat dan tidak dapat diproduksi oleh sektor swasta. Hal ini mencakup kebutuhan publik seperti infrastruktur jalan, pembangunan fasilitas kesehatan, pendirian institusi pendidikan, dan peningkatan keamanan. Pada dasarnya, sumber daya yang dimiliki oleh negara Rumah Jurnal Institut Figama Islam Sunan Kalijo Malang- 259 AL-IQTISHOD Jurnal Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang P-ISSN 2715-7725 E-ISSN 2721-9496 Volume 5 Nomor 2 Desember 2023 pada dasarnya terbatas, sehingga mengharuskan pemerintah, dengan sumber daya yang dimilikinya, untuk memprioritaskan penyediaan barang publik dan mengalokasikan sebagian untuk konsumsi individu. 2. Peran Distribusi Dalam konteks ini, pemerintah memainkan peran penting dalam mendistribusikan kekayaan dan pendapatan negara untuk tujuan kesejahteraan masyarakat. Menyikapi situasi ini, pemerintah segera mengambil tindakan dengan merancang kebijakan-kebijakan yang bertujuan untuk mengalokasikan sumber daya secara merata melalui mekanisme pembayaran pajak, subsidi, upaya pengentasan kemiskinan, bantuan pendidikan, jaminan kesehatan, dan pelaksanaan program pemulihan daerah. Dengan penerapan kebijakan-kebijakan tersebut, pemerintah diharapkan dapat menjalankan peran fungsionalnya dalam mengatur distribusi pendapatan dan kekayaan demi tercapainya kesejahteraan masyarakat. Demikian pula dengan subsidi bagi masyarakat kurang mampu yang didanai melalui penerimaan pajak dan dana pembangunan infrastruktur yang bertujuan untuk menjangkau daerah-daerah terpencil dan jauh, seperti pembangunan proyek-proyek pengentasan kemiskinan. 3. Peran keseimbangan Dalam konteks ini menjadi penting dalam menjaga stabilitas dan keselarasan. Seperti diketahui, perekonomian yang sangat bergantung pada sektor swasta rentan terhadap gejolak kondisi ekonomi yang berpotensi menimbulkan pengangguran dan inflasi. Oleh karena itu, pemerintah memegang peranan penting sebagai instrumen stabilisasi ekonomi. Peran pemerintah tersebut diimplementasikan melalui berbagai strategi dengan tujuan untuk mencegah meluasnya dampak negatif dari permasalahan ekonomi ke sektor-sektor lainnya. Selain itu, tujuan lainnya adalah untuk mengendalikan laju inflasi melalui implementasi kebijakan yang telah dirumuskan. Misalnya, dalam upaya menghadapi monopoli pasar, pemerintah berperan dalam mengendalikannya melalui pelaksanaan pengendalian harga dan penerapan pajak. 4. Peran Negara dalam Mengatasi Eksternalitas Eksternalitas ekonomi, yang juga dikenal sebagai disekonomi, mengacu pada fenomena di mana terdapat manfaat atau kerugian yang signifikan terhadap pihak-

Menunggu Jawaban Answers: 0
Cara Menggunakan Clearnote SMA

riview kan jurnal tersebut

17:39 G ← DOC-20240302-WA0048._053234.pdf - Baca-saja K 7 KY L Clara Nuhermaria Agusta", Lydia Freyani Hawadi² 1,2Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Depok E-mail korespondensi: "clara.nuhermaria@gmail.com Keywords: academic hope, academic resilience, covid-19, student engagement, subjective well- being Kata kunci: academic hope, academic resilience, covid-19, student engagement, subjective well- being Abstract The Covid-19 pandemic has brought challenges to the field of education, especially with the student learning process. The situation has affected students' emotional state and level of subjective well-being. Therefore, this study examined the mediating role of academic hope on the associations between academic resilience, student engagement, and subjective well-being. The participants consisted of 509 senior high school and vocational students [402 females (79%), and 107 males (21%)]. Data were collected using the Brief Adolescence Subjective Well-Being Scale in School (BASWBSS), Academic Resilience Scale, Student Engagement during Learning Activities, and Domain Specific Hope Scale. The structural equation modeling (SEM) results indicated that academic hope fully mediates the impact of student engagement on subjective well-being, and partially mediated the impact of academic resilience on subjective well-being. The findings of this study can be used. as a reference for school psychologists to develop academic resilience, student engagement, and academic hope to improve students' subjective well-being. 69 Abstrak Pandemi Covid-19 telah membawa sejumlah tantangan pada bidang pendidikan, khususnya pada proses belajar siswa. Situasi pandemi telah mempengaruhi kondisi emosi siswa dan tingkat subjective well-being. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat peran mediasi academic hope dalam hubungan antara academic resilience, student engagement, dan subjective well-being. Partisipan dari penelitian in iadalah 509 siswa tingkat SMA Negeri dan swasta [402 perempuan (79%), dan 107 laki-laki (21%)]. Data penelitian diambil dengan menggunakan kuesioner Brief Adolescence Subjective Well-Being Scale in School (BASWBSS), Academic Resilience Scale, Student Engagement during Learning Activities, dan Domain Spesific Hope Scale. Hasil analisis data yang dilakukan dengan menggunakan structural equation Clara Nuhermaria Agusta, Lydia Freyani Hawadi 231 JURNAL PSIKOLOGI Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan modelling (SEM) menunjukkan bahwa academic hope memedlasdarih22bungan antara student engagement dan subjective well-being, dan memediasi secara parsial hubungan antara academic resilience dan subjective well-being. Hasil dari penelitian ini dapat digunakan oleh konselor dan psikolog sekolah sebagai referensi untuk mengembangkan academic

Menunggu Jawaban Answers: 0
Ilmu Pengetahuan Alam SMP

minta bantuannya

alaman laut angkat suara. aut dan 6 detik mbali di kapal. am air adalah eng terukur oleh entukan bayangan calami penderita camata yang dapat Retina sa cekung sa cembung cembung cekung dengan kain wol kain sutra seperti an sutra Jika penggaris dan kaca kemudian. didekatkan maka gaya yang terjadi adalah..... A. tarik-menarik, karena penggaris bermuatan positif dan kaca bermuatan negatif B. tarik-menarik, karena penggaris bermuatan negatif dan kaca bermuatan positif C. tolak-menolak, karena penggaris dan kaca bermuatan positif D. tolak-menolak, karena penggaris dan kaca bermuatan negatif negatif 21. Perhatikan gambar rangkaian listrik berikut! IA A. B. E=12V, r=0,692 Kuat arus pada titik cabang (1) pada rangkaian listrik tersebut adalah.... 3 C. 8.2 72 3 A 3 2 D. 3 A 1292 3 302 3 22. Pada sebuah lampu tertulis spesifikasi 100 watt, 220 volt. Daya lampu tersebut jika dipasang pada tegangan 110 volt adalah..... A. 25 watt B. 50 watt C. 75 watt D. 100 watt 23. Sebatang baja MN dibuat magnet dengan cara seperti di bawah ini. -9999999999999999 Baja M Data yang benar adalah... A. utara selatan B. selatan utara 2. C. selatan utara D. utara selatan 24. Perhatikan gambar berikut! Sifat MN Kemagnetan MN N Berdasarkan gambar tersebut menunjukkan ciri makhluk hidup, yaitu .... A. peka terhadap rangsang B. berkembang C. beradaptasi D. memerlukan makan b. 25. Perhatikan kunci dikotomi berikut! 1. a. berspora........ b. a. 3. a. sementara sementara permanen permanen pengangkut 4. a. akartunggang- tidak berspora...........spermatophyta. memiliki akar, batang dan daun sejati. .(3) tidak memiliki akar, batang dan daun sejati. bryophyta memiliki pembuluh pengangkut. b. tidak memiliki pembuluh (2) ******* Tryout 2 SMP/MTs

Menunggu Jawaban Answers: 0
Cara Menggunakan Clearnote SMP

tolong dong bantu aku untuk merangkum pelajaran PJOK (kelas 7 sepak bola) pliss tolong bantu yaa makasih banyak

D Aktivitas pembelajaran gerak spesifik menendang dan menahan bola berpasangan Cari pasangan yang seimbang, kemudian minta mereka membuat kesepakatan sederhana tentang permainan menendang dan menghentikan bola. Amati dan peragakan gerakan menendang dan menahan bola berpasangan di tempat sebagai berikut ini. a) Pembelajaran 1: tendang bola menggunakan kaki kanan bagian dalam dan temanmu menghentikan bola menggunakan kaki kanan bagian dalam dan sebaliknya, setelah melakukan 2-3 menit dilanjutkan dengan pembelajaran berikutnya. b) Pembelajaran 2: tendang bola menggunakan kaki kiri bagian dalam dan temanmu menghentikan bola menggunakan kaki kiri bagian dalam dan sebaliknya. c) Pembelajaran 3: tendang bola menggunakan kaki kanan bagian dalam dan temanmu menghentikan bola menggunakan kaki kiri bagian dalam dan sebaliknya. d) Pembelajaran 4: tendang bola menggunakan kaki kiri bagian dalam dan temanmu menghentikan bola menggunakan kaki kanan bagian dalam dan sebaliknya. e) Pembelajaran 5: dapat memvariasikan dengan pembelajaran menendang dan menghentikan sambil bergerak maju-mundur, ke samping kiri dan kanan, dalam kecepatan pelan, agak cepat dan cepat dengan temanmu. f) Pembelajaran 6: lambungkan bola ke temanmu dan dia menghentikan dengan paha, dan sebaliknya. g) Setelah melakukan dengan kaki kanan, coba kamu lakukannya dengan kaki kiri. Gambar 1.9 Aktivitas pembelajaran 1 Menendang dan menahan bola di tempat

Menunggu Jawaban Answers: 0
1/2