Grade

Subject

Type of questions

Bahasa Indonesia SMA

tolong banget, ada beberapa yang belum ditau😖🙏

Tidak memaksa pihak lain. Ayah: "İya, tapi nanti kamu akan kesulitan kalau mau kuliah karena jurusannya terbatas dan kemampuan akademiknya juga kurang siap. Jadi, Ayah sarankan ke SMA saja, ya!" Kesediaan partisipan untuk berkompromi, menerima / perbedaan pendapat. "Ya, sudahlah kalau itu mau kamu, tapi nanti malam kamu pikirkan lagi, ya." Tugas Berlatihlah untuk menganalisis faktor yang menentukan keberhasilan negosiasi dalam teks dialog antara pedagang dan pembeli, HP Baru, dan Terima Kasih, Bu Mia. Gunakan tabel berikut ini. Kamu boleh mengubah kolom tabel sesuai dengan kebutuhan. Faktor Penyebab Keberhasilan Negosiasi Bukti Kutipan 15 Bahasa Indonesia

Menunggu Answers: 0
Bahasa Indonesia SMA

saran buku fiksi buat laporan kegiatan literasi dong, bingung soalnya

IUnuenyal jawaban Anggoru tersebut, semua siswà tertawa terbahak-bahak sementara Bu Rahma hanya menggeleng-gelengkan kepala. dunya setuju." Sumber: diolah dari http://chandrapurpratama.blogspot.com/2013 OKegiatan Literasi Kerjakan sesuai perintah! Carilah sebuah buku fiksi yang mengandung humor di dalamnya. Bacalah dengan saksama dan catatlah informasi penting yang Anda dapat dari kegiatan membaca tersebut. Tulislah hasilnya dalam bentuk laporan seperti berikut. Laporan Kegiatan Literasi Penulis Tanggal Tahun Terbit Judul Buku Informasi Penting No Bab 1. 2. 3. II dst. dst.

Menunggu Answers: 2
Bahasa Indonesia SMA

hai, aku bingung sama pelajaran teks hikayat. mohon dibantu jawab ya kak. makasih.

Bacalah kutipan hikayat berikut untuk menjawab soal nomor 3 s.d. 5! Alkisah, ini hikayat orang dahulu kala. Diceritakan orang yang empunya cerita ini kisah pelanduk jenaka pria bijaksana pandai ia berbuat dusta segala binatang di dalam hutan rimba belantara. Demikianlah bunyinya, sekali peristiwa ada seekor pelanduk, maka ia duduk kepada suatu rimba hampir dengan Gunung Indrakila namanya disebut orang dan padang itu pun amat luasnya. Maka, banyaklah pada tempat itu segala binatang marga satwa sekaliannya berhimpun di sana. 3. Berikan contoh judul yang sesuai dengan kutipan teks hikayat tersebut! 4. Sudut pandang apakah yang digunakan dalam kutipan teks hikayat tersebut? 5. Tuliskan latar tempat dari kutipan teks hikayat tersebut! Nilai Pencapaian Kompetensi Catatan Paraf Sikap Pengetahuan Keterampilan Guru Orang Tua Semester 1 Bahasa Indonesia X 55

Menunggu Answers: 1
Bahasa Indonesia SMA

ubahlah dua paragraf hikayat tersebut menjadi cerita dalam bahasa indonesia yang biasa agar mudah dipahami

HANG TUAH DIUTUS KE MAJAPAHIT Raja Malaka mengutus Hang Tuah (Laksmana) untuk mempersembahkan surat dan bingkisan ke hadapan raja Majapahit, mertua Baginda. Maka Laksamana pun menjunjung dulu. Maka dianugerahi persalin dan emas sepuluh kati dan kain baju dua peti. Maka, Laksamana pun bermohonlah kepada Bendahara dan GTemenggung, lalu berjalan keluar diringkan oleh Hang Jebat dan Hang Kesturi serta mengirimkan surat dan bingkisan, lalu turunlah ke perahu. Setelah sudah datang ke perahu, maka surat dan bingkisan itu pun disambut oleh Laksamana, la;lu naik ke atas " Mendam Birahi". Maka Laksamana pun berlayar. Beberapa lamanya berlayar itu, maka sampailah ke Tuban. Maka Rangga dan Barit pun seketika berjalan naik ke Majapahit. Beberapa lamanya, maka sampailah ke majapahit. Maka dipersembahkan Patih Gajah Mada kepada Betara Majapahit. " Ya, Tuanku, utusan daripada Anaknda Ratu Melaka datang bersama- sama dengan Rangga dan Barit Ketika; Laksamana Panglimanya.

Menunggu Answers: 0
Bahasa Indonesia SMA

tolong dibantu yaa

Setelah lulus dari ujian negara di Beijing, seorang pria muda ditunjuk sebagai pejabat pemerintahan ibukota provinsi. Dia pergi untuk mengucapkan selamat tinggal kepada mentornya, yang merupakan seorang menteri pemerintahan senior. "Bekerja di lokasi provinsi seperti itu tidaklah mudah. Kamu harus berhati-hati. "Kata sang mentor. "Baiklah. Terima kasih Bapak," kata anak muda itu. "Mohon jangan khawatir. Saya telah menyiapkan seratus ungkapan semanis madu di benak saya. Kalau nanti saya bertemu dengan pejabat di sana, saya akan menggunakannya. Dia pasti akan senang." "Bagaimana kamu dapat melakukan hal itu?" Tanya mentor itu dengan tidak senang. Kita adalah pria sejati. Kita mempunyai prinsip. Kita seharusnya tidak menggunakan sanjungan. Sang murid menjawab. "Namun, pada kenyataannya kebanyakan orang senang di sanjung, Pak. Hanya beberapa pria yang benar-benar sejati seperti Anda yang tidak menyukai sanjungan. "Mungkin kamu benar," mentornya mengangguk sambil tersenyum. Kemudian, pria ini menceritakan cerita ini kepada temannnya. "Saya sudah menggunakan satu dari persediaanku. Sekarang saya memiliki sembilan puluh Sembilan ungkapan yang tersisa.

Menunggu Answers: 0
Bahasa Indonesia SMA

judul dari teks sejarah langit menaungi negeri Sunda tetap kelabu Mega ikut berduka

7:27 14 LKPD 02 KD 3.... LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) 02 KD. 32. 4.2 PERTEMUAN 2 Nama Siswa Hari, Tgl Kelas Nilai No. Absen Materi : Teks ceritera sejarah Indikator Mengidentifikasi isi teks ceritera sejarah Kelas XII MIPA-IPS Semester : Ganjil PETUNJUK BELAJAR 1. Bacalah soal yang tersedia dengan cermat dan teliti 2. Kerjakan soal tersebut sesuai pertanyaan yang diajukan 3. Silakan cari informasi dari berbagai sumber (buku/internet) untuk memperkaya wawasan dan referensi menjawab pertanyaan yang ada. 5. Ketentuan kirim/unggah hasil pekerjaan siswa: a. Unggah ke Google Classroom untuk dikomentari bersama b. Kumpulkan pekerjaan di sekolah sesuai tenggat yang telah ditentukan ! Kompetensi Dasar 3.1. Mengidentifikasi isi teks ceritera sejarah PENUGASAN 1. Bacalah kutipan teks certera sejarah berikut ! 2. Tulislah jawaban dari pertanyaan-pertayaan berikut ! a. Tulislah judul teks tersebut ! b. Tulislah : Kapan peristiwa itu terjadi ? • Dimana peristiwa itu terjadi ? • Berapa jumlah orang yang gugur dalam peristiwa itu? Apa peristiwa yang terjadi ? Bagaimana peristiwa itu terjadi ? Tulislah tema dari cuplikan ceritera itu ! d. Tulislah pula pesan moral dari cuplikan ceritera itu ! C. Langit yang menaungi Negeri Sunda tetap kelabu, mega-mega ikut berduka, dan gerimis turun menghadap Bunisora serombongan utusan dari Majapahit Wilwatikta. Ketiga pemimpin urusan itu, masing-masing Sang Dharmmadhyaksa Ring Kacaiwan (kepala agama Siwa), Dharmmadhyaksa Ring Kasogatan (kepala agama Buddha), dan Dharmmadhyaksa Ring Waisnawa (kepalaagama Wisnu), yang disertai pengiring masing-masing, disambut gembira Mangkubumi Bunisora dan para pangagung negeri. Para utusan menyampaikan s urat prabu Hayam Wuruk yang tertulis di lembar -lembar lontar. Bunisora mengurai empat lembar surat lontar Prabu Hayam wuruk. Prabu Hayam Wuruk bercerita tentang kesalahpahaman antara Mahapatih Gajah Mada dan utusan Negeri Sunda sehingga terjadi perang di Tegal Bubat. Semua orang Negeri Sunda, termasuk Prabu Maharaja Linggabuana dan sang putri Dyah Pitaloka, gugur.Jumlahnya 93 orang. Di pihak lain, Majapahit kehilangan 1.274 prajuit dan perwira, 9 ekor gajah, dan 18 ekor kuda. Raja Majapahit juga memohon maaf atas segala kesalahan dan perbuatan yang telah dilakukan oleh para senapati dan pasukannya, seraya berharap semoga gugurnya sang Prabu Maharaja tidak membawa celaka dan melenyapkan kesentosaan hidup pendudukNegeri Majapahit. Karena itu, Sri Rajasanagara Hayam Wuruk berjanji dengan sepenuh hati kepada wakil raja Sunda, yaitu Mangkubumi Bunisora dan segenap pangagung kerajaan, angkatan perang, keluarga raja, serta penduduk di seluruh wilayah Negeri Sunda, bahwa Majapahit tidak akan menyerang Negeri Sunda dan tidak ingin menguasainya.Sebaliknya, Negeri Sunda diharapkan tidak melakukan serangan balasan kepada Majapahit dan menganggap peristiwa Bubat itu sebagai peristiwa yang sudah lewat. Majapahit ingin bekerja sama dan bersahabat dengan Negeri Sunda,masing-masing sebagai negera merdeka yang tidak akan bertentangan. Majapahit berjanji tidak akan menyakiti hati penduduk Negeri Sunda untuk kedua kalinya. Mangkubumi Bunisora Suradipati dan para petinggi serta keluarga raja terpaku tanpa kata setelah membaca surat Raja Wilwatikta. Air mata pun tertahan lagi tumpah bersama-sama. Mereka merasakan duka sangat dalam.Mangkubumi Suradipati segera mengutus dutanya pergi ke Wilwatikta, mengambil jenazah Prabu Maharaja, putri Dyah Pitaloka, para kesatria, dan semua prajurit Negeri Sunda yang gugur di Palagan Bubat. Ketika berhari-hari kemudian semua jenazah tiba di istana, permaisuri Nay Lara Lisning dan Mangkubumi Suradipati hanya bisa menatap nanar, dan kemudian sama-sama terisak tak mampu menahan lagi duka yang tak terkira."Hina sekali perilaku Sang Patih Gajah Mada, sama cakali tak nunua rac kacihan " hatin Mannkuhumi Suradinati Tuhuh Deahu Maharaia vana tann ...

Menunggu Answers: 0
1/10