Junior High
8
Natural Sciences

*IPA* cahaya kelas 8 semester 2

0

22

0

studyberry

studyberry

Junior High 8

catatan materi

ความคิดเห็น

ความคิดเห็น
ถูกปิดสำหรับสมุดโน้ตนี้

ノートテキスト

ページ1:

Sinar datang Caris norma
CAHAYA
Konsep Gelombang Cahaya
Cahaya merupakan gelombang sehingga
mengalami gejala, gelombang sebagai
berikut
Merambat lurus - Dapat dipantulkan
· Dapat dibiasкan
Mengalami Polarisasi gelombang.
Gejala ini hanya terjadi Pada gelombang
transversal, Sehingga cahaya termasuk
gelombang transversal, dimana getaran
Partikelnya tegak lurus terhadap arah
rambatannya.
Contohnya kacamata Polaroid
L> Lebih gelap karena cahaya terpolarisasi.
Jenis Gelombang Berdasarkan medium
Perambatan
-
Golambang mekanik
SE Gelombang Elektromagnetik
Cahaya merupakan gelombang
a
elektromagnetik
P
Gelombang elektromagnetik dapat
merambat tanpa medium karena adanya
Perubahan medan listrik dan medan
magnet secara Periodik.
Spektrum Elektromagnetik
komponen Pemantulan
>Sinar datang
eiler
Sinar
Pantul
Sinar yang menuju bidang datar
atau bidang Pantul
> Gatis normal
L> Garis tegak lurus terhadap bidang
Pantul.
> Sinar Pantul
Sinar yang menjauhi bidang Pantul
> Sudut sinar datang (61)
L>Sudut antara Sinar datang dan garis
normal
> Sudut sinar Pantul (br)
Sudut antara sinar Pantul dan garis
normal
Prinsip Pemantulan Teratur
L> Pemanturan teratur terjadi Pada
bidang yang rata.
Catatan
elier
Pemantulan teratur memiliki Sinar sinar
Panjang gelombang semakin Pendek Pantul dengan arah dan besar Sudut
Energi semakin besar
> kecepatan gelombang elektromagnetik
konstan Pada medium yang Sama
> Panjang gelombang berbanding terbalik
dengan Frekuensi
Catatan:
Cahaya Putih terbentuk dari beberapa
warna Padak spektrum cahaya tampak
Warna dan Cahaya
1 Objek benda memantulkan Spektrum
warna yang sama dengan warna objek
benda tersebut dan menyerap
Spektrum cahaya tampak lainnya.
2 Bayangan terbentuk karena cahaya
terhalangi oleh objek yang tidak
transParan.
PEMANTULAN
GELOMBANG
CAHAYA
yang selalu Sama
Hukum Pemantulan Cahaya yang
dikemukakan snelius berbunyi
1 Sinar datang, garis normal dan Sinar
Pantul terletak dalam satu bidang
datar.
2 Besar Sudut datang sama dengan
besar sudut Pantul (01 = 6r)
Prinsip Pemantulan Baur
> Pemantulan baur atau difus terjadi Pada
bidang yang tidak rata.
> Hukum Pemantulan Cahaya tetap
berlaku pada Pemantulan baur.
Penggam baran Sinar Pantul Pada
Pemantulan Baur.
> Sinar datang dengan arah dan besar
Sudut yang sama
> Tentukan orientasi
bidang Pantul

ページ2:

acer
JOYKO
>Buat garis normal
Pada bidang pantul
> Gunakan hukum
Pemantulan untuk
membuat Sinar
Pantul dan sudut
pantul.
Catatan:
L> Pada Pemantulan baur. Setiap Sinar
Pantul akan memiliki arah dan besar
Sudut yang berbeda tergantung dari
sinar datang dan orientasi bidang datar.
Konsep Pembiasan Cahaya
Pembiasan Gelombang Cahaya
merupakan peristiwa pembelokan arah
rambat cahaya karena melewati dua
medium dengan kerapatan yang berbeda
udara memiliki
kerapatan medium lebih
rendah dari pada air,
Catatan:
Air
udara
L Kerapatan medium Indeks bias (n)
Pembelokan Cahaya terhadap Garis normal
Mais >nudara
udara
air
mendekati garis,
udara
air
Menjauhi garis
normal
normal
Contoh Peristiwa Pembiasan gelombang.
Cahaya
1 Pensil yang terlihat bengkok di dalam air
2 Posisi koin yang terlihat lebih dangkal
di dalam air
Hukun snelius Pada Pembiasan
gelombang cahaya
1 Sinar datang, Sinar bias, dan garis
normal terletak pada satu bidang datar
2 Sinar datang dari medium kurang rapat.
ke medium lebih rapat akan dibelokkan
mendekati garis hormal. Sebaliknya, Sinar
datang dari medium lebih rapat ke medium
kurang rapat dibelakkan menjauhi garis
normal.
Indeks Bias (n)
Mutlak Vakum
-
Medium
Keterangan:
n
Indeks Bias
Relatif Medium
Medium
n =
$
C = kecepatan cahaya Pada vakum (m/s)
v=Kecepatan cahaya Pada medium (m/s)
Hubungan Indeks Bias dengan kecepatan
121=2v2
Keterangan:
U
1= Indeks bias medium Pertama
kecepatan cahaya Pad medium
Pertama (m/s)
12 Indeks bias medium kedua
V2=kecepatan cahaya Pada medium kedua
(m/s)
Fenomena Pembiasan Gelombang Cahaya
Contohnya aspal yang terlihat berair Pada
Siang hari
Proses Terlihatnya Aspal yang Berair Pada
Siang Hari
1 Suhu udara di dekat Permukaan tanah
lebih tinggi dibandingkan bagian
atasnya.
2 kerapatan medium udara di dekat
Permukaan tanah lebih renggang, sehingga
indeks bias lebih rendah
3 Sinar yang datang dari indeks bias
lebih tinggi menuju indeks bias lebih
rendah dibelok kan menjauhi garis
hormai
4 Saat mencapai sudut kritis Pembiasan,
Cahaya dipantulkan menuju mata
Pengamat
5 Mata menangkap bayangan Seolah-olah
berupa garis lurus.
6 Mata melihat asPai Seolah berair yang
Sebenarnya berupa bayangan langit
yang terpantul di aspal
Mata Serangga.
Mata Serangga (ommatidia) tersusun
dari Puluhan bahkan ribuan omatidium.
omatidium
Satu omatidium terdiri dari beberapa
bagian
Bagian
Lensa mata
Fungsi
- Penerima cahaya pertama
kavi
4100
News