ノートテキスト
ページ1:
Tujuan Pembelajaran 1. Peserta didik mampu mengidentifikasi ciri objek, tujuan, dan isi teks deskripsi. 2. 3. Peserta didik mampu menganalisis informasi dan mengambil. simpulan dari teks deskripsi. Peserta didik mampu menyelisik ragam bahasa dalam teks deskripsi. Materi A. Menganalisis Teks Berita Teks berita merupakan sebuah teks yang berisi informasi faktual tentang suatu peristiwa. Berita dapat ditemukan di media cetak, seperti koran, majalah, dan sebagainya. Selain itu, berita juga dapat ditemukan di media elektronik, seperti radio, televisi, internet, dan sebagainya. Bahasa Indonesia / VII / Genap G
ページ2:
1. Memahami Isi Berita dengan Strategi Prediksi b. Berita merupakan sebuah informasi berkaitan dengan kejadian atau peristiwa yang terjadi di dunia mengenai sesuatu yang sedang bangat diperbincangkan di khalayak umum dan berupa fakta. a. Memahami Ciri-Ciri Berita Ciri-ciri teks berita sebagai berikut. 1) Bersifat objektif dan faktual. 2) Menyajikan peristiwa yang hangat, tetapi bukan peristiwa yang umum. 3) Bersifat aktual. 4) Berdasarkan fakta yang ada, bukan hasil rekayasa atau imajinasi. 5) Menggunakan bahasa yang menarik agar memikat pembaca. 6) Menyajikan data yang valid, khususnya data yang sangat penting. 7) Berisi peristiwa yang jelas berkaitan dengan tempat dan waktu kejadiannya. 8) Menggunakan bahasa yang komunikatif. 9) Menggunakan alur yang berurutan. 10) Berasal dari sumber yang jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan. 11) Bagian judul sebuah teks berita sudah dapat mewakili işi. 12) Mengandung unsur adiksimba (apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana). Memahami Isi Berita Guna memahami isi berita, beberapa hal yang harus diperhatikan sebagai berikut. 1) Pahami pokok-pokok teks berita. 2) Pahami peristiwa apa yang terjadi dalam berita tersebut. 3) Pahami juga tentang mengapa dan bagaimana kejadian pada berita tersebut. 4) Menentukan siapa saja pelaku dalam peristiwa tersebut. 5) Menentukan kapan dan di mana kejadian tersebut. Mencari Kosakata Baru untuk Memahami Berita Pada sebuah teks berita kita sering menemukan kosakata baru. Kosakata tersebut ada yang belum kita ketahui maknanya. Ketika membaca sebuah teks berita dan menemukan kosakata baru atau kosakata sulit, maka kita dapat menggunakan bantuan kamus. Kamus yang digunakan dapat berupa kamus cetak maupun kamus online. Berikut cara sederhana membaca kamys. a. Tentukan kata dasar dari istilah yang ingin kita cari. b. Tentukan huruf pertama dari kata dasar tersebut. C. d. Buka kamus pada halaman huruf pertama tersebut. Cari kata yang ingin kita ketahui maknanya. Dengan teknik memindai atau membaca cepat, kita tidak perlu membaca keseluruhan isi untuk mencari kata yang kita inginkan. EQR Code me upava lebih memahami materi tentang menganalisis teks berita, lakukan analisis dengan memindai QR licismu pada buku tugas!
ページ3:
B. Mengenali Karakteristik Berbagai Media Informasi Informasi adalah pesan atau kumpulan pesan yang terdiri atas order sekuens dari simbol atau makna yang dapat ditafsirkan dari pesan atau kumpulan pesan. Informasi dapat kita peroleh melalui media berita. Berikut akan dijelaskan tentang berita cetak dan digital, serta menganalisis berita audiovisual. 1. Membandingkan Berita Cetak dan Digital Sebuah berita biasanya disajikan melalui media cetak dan elektronik. Berita dengan media cetak adalah sebuah berita yang menggunakan kertas atau sejenisnya dalam menyampaikan informasi. Berita yang menggunakan media cetak, misalnya koran, tabloid, majalah, dan sebagainya. Sementara itu, berita digital adalah berita yang berbasis internet. Berikut perbedaan berita cetak dengan berita digital. No. Perbedaan Berita Cetak 1. Tidak ada keberadaan tautan ke artikel sejenis. 2. Kombinasi warna pada gambar lebih sederhana. 3. Memiliki sedikit gambar. 2. Menganalisis Berita Audiovisual Berita Digital Fitur yang menonjol pada berita digital adalah keberadaan tautan ke artikel sejenis. Kombinasi warna pada gambar lebih kompleks. Memiliki banyak gambar. Berita audiovisual merupakan sebuah berita yang disajikan dalam bentuk audio dan visual. Artinya, berita audiovisual adalah berita yang disajikan dalam bentuk gambar dan suara. Langkah-langkah menganalisis berita audiovisual sebagai berikut. a. Mendengarkan berita secara cermat. b. Mencatat hal-hal penting dari berita yang disampaikan. C. Menentukan kalimat utama. d. Mencatat ide pokok berita.
ページ4:
Mengidentifikasi Unsur-Unsur Berita Sebuah teks berita pasti mengandung beberapa unsur. Unsur-unsur yang terdapat dalam berita wajib kita pahami. Ketika sudah paham tentang unsur-unsur berita, maka pada saat kita mengidentifikasi dan menganalisis unsur berita akan lebih mudah. 1. Mengidentifikasi Unsur Berita di Berbagai Media Berikut unsur-unsur berita yang perlu kalian ketahui. a. Siapa (who) Unsur berita yang pertama adalah siapa atau who. Unsur ini merujuk pada siapa yang terlibat dalam peristiwa atau kejadian yang hendak dilaporkan. b. Apa (what) C. Unsur berita yang kedua adalah apa atau what. Unsur berita ini mengacu pada apa yang terjadi. Di mana (where) Unsur berita yang ketiga adalah di mana atau where. Unsur berita ini mengacu pada tempat di mana peristiwa atau kejadian itu terjadi. d. Mengapa (why) Unsur berita yang keempat adalah mengapa atau why. Unsur berita ini mengacu pada mengapa peristiwa atau kejadian itu bisa terjadi. e. Kapan (when) f. Unsur berita kelima adalah kapan atau when. Unsur berita ini merujuk pada waktu terjadinya peristiwa atau kejadian yang diberitakan oleh jurnalis. Bagaimana (how) Unsur berita yang terakhir adalah unsur bagaimana atau how. Unsur berita ini mengacu pada bagaimana peristiwa atau kejadian itu terjadi dan kelanjutannya. 2. Struktur Teks Berita Teks berita memiliki tiga struktur yaitu judul, teras, dan tubuh. a. b. C. Judul (Headline) Dalam berita, judul merupakan kata kunci yang mewakili keseluruhan isi berita. Judul berita memuat tentang kejadian yang akan dibahas. Jadi, judul yang menarik akan menjadikan pembaca tertarik terhadap berita yang disampaikan. Teras (Lead) Teras berita atau biasa disebut dengan lead adalah bagian yang penting dalam berita. Dalam berita, lead terdapat pada paragraf pertama. Lead mencakup inti dari keseluruhan isi berita. Lead merupakan salah satu penentu bagi pembaca untuk melihat isi berita lebih lanjut. Tubuh (Body) Bagian tubuh berita atau body merupakan inti dari teks berita. Tubuh berita merupakan kelanjutan dari isi berita. Berita akan dibahas lebih rinci secara keseluruhan pada bagian ini. Bahasa Indonesia / VII / Genap
ページ5:
D. Menelaah Unsur Kebahasaan dalam Teks Berita Kaidah kebahasaan merupakan aturan-aturan kebahasaan sebagai ciri atau pembeda antara satu teks dengan teks lainnya. Teks berita memiliki kebahasaan yang khusus dan unik yang membedakannya dengan jenis teks-teks lain. Berikut akan dijelaskan tentang unsur kebahasaan teks berita eksplanasi. 2. 1. Pengertian Teks Berita Eksplanasi Teks berita eksplanasi merupakan jenis teks berita yang memaparkan tentang terjadinya sesuatu. Biasanya dalam teks berita eksplanasi dipaparkan tentang kejadian-kejadian alam, sosial, ilmu pengetahuan, budaya, dan lainnya. Adapun ciri-ciri teks berita eksplanasi sebagai berikut. a. Berisi fakta dan bersifat faktual. b. C. Berisi suatu kejadian yang bersifat keilmuan. Bersifat informatif dan tidak ada kata persuasif. d. Teks berita eksplanasi fokus pada hal umum (generik), bukan partisipan manusia. Mencermati Unsur Kebahasaan dalam Berita Eksplanasi Berikut unsur kebahasaan dalam berita eksplanasi yang perlu kalian pahami. a. b. C. Kalimat Tunggal Kalimat tunggal merupakan sebuah kalimat yang hanya memiliki satu pola, yaitu subjek, predikat, objek, dan dapat juga dilengkapi dengan keterangan. Kalimat tunggal disebut juga kalimat sederhana. Kalimat Majemuk Kalimat majemuk merupakan sebuah kalimat yang terdiri atas dua klausa utama atau lebih, dan masing-masing klausa dapat berdiri sebagai kalimat yang lepas. Konjungsi yang Bermakna Kronologis Konjungsi kronologis adalah konjungsi atau kata hubung yang menghubungkan dua buah klausa atau lebih yang menggambarkan urutan waktu kejadian. Konjungsi kronologis biasa ditandai dengan kata kemudian, lalu, setelah itu, pada akhirnya. Adapun fungsi dari konjungsi kronologis adalah untuk menyatukan sebuah kata agar tercipta kalimat yang jelas dan utuh. Selain itu, konjungsi kronologis memiliki tujuan untuk menghubungkan anak kalimat dengan induk kalimat. Secara umum, konjungsi kronologis mengandung kata yang menjelaskan urutan peristiwa.
ページ6:
d. Konjungsi Kausalitas Konjungsi kausalitas atau kata hubung kausalitas merupakan suatu kata hubung atau konjungsi yang menghubungkan dua kata, frasa, klausa, dan kalimat yang menggambarkan mengenai sebab dan akibat. Konjungsi kausal menggunakan kata jika, kalau, karena, sebab, bila, dan lain-lain. e. Kata Ganti atau Pronomina Kata ganti atau pronomina merujuk pada kejadian yang dijelaskan, yang bukan merupakan persona. Oleh karena itu, kata ganti yang digunakan adalah kata tunjuk ini, itu, tersebut, bukan kata ganti orang, seperti ia, dia, mereka.
ページ7:
E. Menyelisik Berita Palsu Berita palsu merupakan sebuah berita atau informasi yang tidak benar, tetapi dibuat seolah-olah benar adanya. Dengan adanya berita palsu, tentu membuat masyarakat merasa tidak aman, tidak nyaman, dan kebingungan. 1. Menganalisis Sumber Berita Sumber berita merupakan asal muasal berita itu diperoleh, atau bisa dikatakan awal mula berita itu didapatkan. Sumber berita merupakan hasil dari pencarian yang dilakukan oleh wartawan. Banyak sumber berita yang dapat ditemukan. Pada kenyataannya, sumber berita selalu berpangkal pada manusia dan alam sekitar manusia. Manusia sebagai sumber berita tidak terbatas hanya pada para pejabat dari instansi pemerintah atau swasta, tetapi juga mereka yang tidak memiliki kedudukan tertentu, seperti penarik becak, penjual sayur, sopir, kondektur, dan sebagainya. 2. Menulis Berita Eksplanasi Berikut langkah menyusun teks berita eksplanasi. a. Riset b. C. fasgu Tahap awal dalam menyusun teks berita adalah melakukan riset. Pada tahap ini kita mencari topik yang layak ditulis menjadi sebuah berita. Hal itu dikarenakan tidak semua informasi dan peristiwa dapat dituangkan dalam teks berita. Observasi Setelah menentukan topik atau tema melalui riset, selanjutnya meninjau bahan yang akan dijadikan berita. Kita bisa melakukan observasi tempat atau narasumber. Perlu dipastikan keduanya sesuai dan relevan dengan berita yang akan kita tulis. Validitas informasi dapat dipastikan dari kegiatan observasi tersebut. she Menyusun Draf Pertanyaan Ketika menggali informasi yang akan dijadikan berita, maka harus menyusun beberapa pertanyaan kepada narasumber. Pertanyaan yang diajukan harus memuat unsur 5W+1H (what, where, when, 8888 Bahasa Indonesia / VII / Genap 13
ページ8:
f. who, why, dan how). Siapkan pertanyaan sedetail mungkin agar tidak ada informasi yang terlewat. d. Reportase atau Wawancara Dalam wawancara, kita dapat terjun langsung ke lapangan tempat peristiwa terjadi, lalu melakukan reportase. Selain itu, kita juga dapat membuat janji terlebih dahulu dengan narasumber untuk melakukan wawancara. Ketika dalam memilih narasumber, pilihlah narasumber yang berkaitan erat Sumber: https://www.abundancethebook. dengan peristiwa. e. Transkrip Tulis Hasil Wawancara comwp-contentuploads201910mewawancarai- pedagang.jpg Kegiatan wawancara Hal-hal yang disampaikan narasumber dalam wawancara tidak semua dimasukkan ke dalam teks berita. Pilihlah kutipan yang paling relevan. Ketika akan membuat berita hard news, ambillah dua atau tiga kalimat.kutipan langsung yang paling mewakili tema berita yang kalian angkat. Apabila bahasa atau penyampaian narasumber kurang dapat dipahami melalui kutipan langsung, ubah jadi kutipan tidak langsung. Kita dapat mengolah apa yang disampaikan narasumber dengan bahasa yang lebih ringkas. Biasanya disertai dengan verba pewarta, seperti mengatakan, menjelaskan, menurut, berpendapat, mengungkapkan, menjabarkan, berkata, berpendapat, dan sejenisnya. Tulis Berita Pola penulisan teks berita mengikuti jenis berita yang ditulis. Dalam media cetak dan online, kita paling sering menemui penulisan teks berita dalam bentuk hard news. Pola penulisannya disebut dengan pola piramida terbalik. Disebut piramida terbalik karena urutan prioritas informasi yang paling penting disampaikan di awal. Sementara bagian di bawahnya adalah pelengkap dari informasi tersebut. 3. Menjadi Pewarta Muda Pewarta merupakan seseorang yang melakukan kegiatan jurnalistik atau orang yang secara teratur menuliskan berita (berupa laporan), dan tulisannya dikirimkan/dimuat di media massa secara teratur. Berikut hal-hal yang harus diperhatikan seorang pewarta. a. Menggunakan bahasa yang jelas, lugas, dan santun. b. Tidak menggunakan isu SARA saat menyampaikan berita, baik lisan maupun tulis. c. Apabila berita disampaikan dengan lisan, harus menggunakan intonasi, mimik, dan gestur yang tepat. d. Apabila berita disampaikan secara tulis, maka harus memperhatikan kaidah bahasa teks berita. Menggunakan bahasa Indonesia baku. e. QR Code upaya lebih memahami materi tentang menganalisis teks berita, lakukan analisis dengan memindai QR Code berikut ini! Kerjakan pada buku tugas! Sumber: https://docs.google.com/document/d/1rwWamKr95AccCsLG7TCNUhZ3BjTM-rNf/edit
ページ9:
f. d. who, why, dan how). Siapkan pertanyaan sedetail mungkin agar tidak ada informasi yang terlewat. Reportase atau Wawancara Dalam wawancara, kita dapat terjun langsung ke lapangan tempat peristiwa terjadi, lalu melakukan reportase. Selain itu, kita juga dapat membuat janji terlebih dahulu dengan narasumber untuk melakukan wawancara. Ketika dalam memilih narasumber, pilihlah narasumber yang berkaitan erat Sumber: https://www.abundancethebook. dengan peristiwa. e. Transkrip Tulis Hasil Wawancara comwp-contentuploads201910mewawancarai- pedagang.jpg Kegiatan wawancara Hal-hal yang disampaikan narasumber dalam wawancara tidak semua dimasukkan ke dalam teks berita. Pilihlah kutipan yang paling relevan. Ketika akan membuat berita hard news, ambillah dua atau tiga kalimat kutipan langsung yang paling mewakili tema berita yang kalian angkat. Apabila bahasa atau penyampaian narasumber kurang dapat dipahami melalui kutipan langsung, ubah jadi kutipan tidak langsung. Kita dapat mengolah apa yang disampaikan narasumber dengan bahasa yang lebih ringkas. Biasanya disertai dengan verba pewarta, seperti mengatakan, menjelaskan, menurut, berpendapat, mengungkapkan, menjabarkan, berkata, berpendapat, dan sejenisnya. Tulis Berita Pola penulisan teks berita mengikuti jenis berita yang ditulis. Dalam media cetak dan online, kita paling sering menemui penulisan teks berita dalam bentuk hard news. Pola penulisannya disebut dengan pola piramida terbalik. Disebut piramida terbalik karena urutan prioritas informasi yang paling penting disampaikan di awal. Sementara bagian di bawahnya adalah pelengkap dari informasi tersebut. 3. Menjadi Pewarta Muda Pewarta merupakan seseorang yang melakukan kegiatan jurnalistik atau orang yang secara teratur menuliskan berita (berupa laporan), dan tulisannya dikirimkan/dimuat di media massa secara teratur. Berikut hal-hal yang harus diperhatikan seorang pewarta. a. Menggunakan bahasa yang jelas, lugas, dan santun. b. Tidak menggunakan isu SARA saat menyampaikan berita, baik lisan maupun tulis. C. Apabila berita disampaikan dengan lisan, harus menggunakan intonasi, mimik, dan gestur yang tepat. d. Apabila berita disampaikan secara tulis, maka harus memperhatikan kaidah bahasa teks berita. e. Menggunakan bahasa Indonesia baku. OR Code
ผลการค้นหาอื่น ๆ
สมุดโน้ตแนะนำ
คำถามที่เกี่ยวข้องกับโน้ตสรุปนี้
Junior High
Bahasa Indonesia
tolong kasih tahu jawabannya
Junior High
Bahasa Indonesia
bantu jawab
Junior High
Bahasa Indonesia
bantu jawab
Junior High
Bahasa Indonesia
aku ingin bertanya.. ada yang tau tentang teks berita??.. izin nanya
Junior High
Bahasa Indonesia
rangkuman
Junior High
Bahasa Indonesia
menurut kalian, apa yg dimaksud objek tunggal dalam teks laporan hasil observasi ?
Junior High
Bahasa Indonesia
kk buatlah isi dilks ini kk, apa jawabannya kk judul nya drama tangisan karya, p. Hariyanto
Junior High
Bahasa Indonesia
helpp,bantu aku buat ngerangkum ini:(((
Junior High
Bahasa Indonesia
hai semua... buat yang kelas 9 atau Kaka kelas aku boleh minta tolong gak?tolong cek pelajaran ku bahasa indonesia tentang teks inspiratif udah bener belum ya
Junior High
Bahasa Indonesia
pengertian teks diskusi
News

ความคิดเห็น
ยังไม่มีความคิดเห็น