Junior High
8
Social Sciences

Social Science || Pergerakan Menuju Kemerdekaan Indonesia

12

416

0

nana-okta(^^)d

nana-okta(^^)d

Junior High 8

☆ mapel : IPS sejarah
☆ kelas : 8

ความคิดเห็น

ยังไม่มีความคิดเห็น

ノートテキスト

ページ1:

Materi ilmu pengetahuan sosial - by nana
Pergerakan Kebangsaan Menuju
Kemerdekaan Indonesia
#Faktor Pendorong Pergerakan Nasional
1. Penderitaan Rakyat: Eksploitasi ekonomi oleh kolonial Belanda.
2. Politik Etis: Membuka pendidikan bagi pribumi, melahirkan
kaum terpelajar.
3. Diskriminasi: Perbedaan perlakuan antara bangsa Eropa dan
pribumi.
4. Pengaruh Luar Negeri: Nasionalisme Asia (Filipina, India) dan
Revolusi Rusia (1917).
#Organisasi Pergerakan Nasional
1. Budi Utomo (1908)
Didirikan oleh dr. Wahidin Sudirohusodo dan dr. Sutomo pada
tanggal 20 Mei 1908 di Jakarta.
• Fokus: Pendidikan dan kebudayaan Jawa.
Awal kebangkitan nasional.
2. Sarekat Dagang Islam (SDI, 1909) → Sarekat Islam (SI, 1912)**
Pendiri: Haji Samanhudi (SDI), dipimpin H.O.S. Cokroaminoto
(SI).
.
Didirikan di Solo.
Tujuan: Melawan monopoli pedagang Cina & memperkuat
ekonomi Islam.
Berkembang menjadi gerakan politik anti-kolonial.
3. Indische Partij (1912)
•
Pendiri: Tiga Serangkai (Douwes Dekker, Ki Hajar Dewantara,
dr. Cipto Mangunkusumo).
Didirikan pada 25 Desember 1912 di Bandung.
Slogan: "Hindia untuk Hindia" (kemerdekaan Indonesia).
. Dilarang Belanda karena radikal. 4 Mei 1913 ditutup.

ページ2:

4. Indische Vereeniging (1908) → Perhimpunan Indonesia (1925)
Didirikan Soetan Kasajangan Soripada dan RM Noto Suroto
pada 25 Oktober 1908 di Leiden, Belanda.
Tujuan: Kemerdekaan penuh, non-kooperasi dengan Belanda.
Media: Majalah Indonesia Merdeka.
5. Taman Siswa (1922)
Didirikan Ki Hajar Dewantara pada 3 Juli 1922 di Yogyakarta.
Prinsip "Tut Wuri Handayani" (pendidikan berbasis
kebangsaan).
• Menolak pendidikan kolonial yang diskriminatif.
#Organisasi Bentukan Jepang (1942-1945)
Jepang membentuk organisasi untuk mobilisasi dukungan perang
Asia Timur Raya, tetapi dimanfaatkan pejuang Indonesia untuk
persiapan kemerdekaan:
1. MIAI (Majelis Islam A'la Indonesia, 1937) → Masyumi (Majelis
Syuro Muslimin Indonesia, 1943): Wadah umat Islam.
2. PUTERA (Pusat Tenaga Rakyat, 1943): Dipimpin "Empat
Serangkai" (Soekarno, Hatta, Ki Hajar Dewantara, KH Mas
Mansyur).
3. Cuo Sangi In (Dewan Pertimbangan Pusat): Tempat Soekarno-
Hatta menyuarakan aspirasi rakyat.
4. Jawa Hokokai (Himpunan Kebaktian Jawa, 1944): Mobilisasi
sumber daya untuk Jepang.
5. Seinendan (Barisan Pemuda) & Fujinkai (Barisan Wanita): Latihan
militer semi-militer.
6. Dokuritsu Junbi Cosakai (Badan Penyelidik Usaha Persiapan
Kemerdekaan, 1945):
Dibentuk 29 April 1945, ketua: dr. Radjiman Wedyodiningrat.
Hasil kerja:
- Sidang pertama Merumuskan dasar negara (Pancasila, 1 Juni
1945).
News