แฏ“โ˜… ๐‘ฒ๐’†๐’๐’‚๐’” 11 {๐‘บ๐’†๐’‹๐’‚๐’“๐’‚๐’‰}

4

152

0

๐—Œ๐—’ฮฑ๐–ฟฮฑ'๐—Œ ษฆโฑบ๐“ฃ๐–พ๐—’ ๐“ฃโฑบ๐—๐–พ๐—Œ ๐Ÿฏ๐Ÿฅจ

๐—Œ๐—’ฮฑ๐–ฟฮฑ'๐—Œ ษฆโฑบ๐“ฃ๐–พ๐—’ ๐“ฃโฑบ๐—๐–พ๐—Œ ๐Ÿฏ๐Ÿฅจ

Comment

No comments yet

ใƒŽใƒผใƒˆใƒ†ใ‚ญใ‚นใƒˆ

ใƒšใƒผใ‚ธ1:

Maya Syafana
X1-2/16.
Date:
1
A
Sejarah
Kondisi ekonomi, politik, dan sosial
Hindia belanda sejak
Voc hingga republik
bata
a af
era
Sejarah Kolonialisme di Indonesia mencerminkan perjalanan
maupun som yang ada di Indonesia
Panjang eksploitasi SDA
oleh kekuatan asing, terutama pada masa VOC (1602-1799)
dan republik bataaf (1795-1811), yang
nya
dimana pada awal-
Voc di dirikan sebagai kongsi dagang saya, yang
kemudian berkembang menjadi penguasa politik dengan
memonopoli rempah-rempah. Sementara itu, masa
republik bataaf menandai transis; a
di bawah
pemerintahan Kolonial
kendali langsung negara belanda
kebangkrutan VO C.
Berikut adalah
Setelah
Penjelasan mengenai kondisi politik, ekonomi,
dan Sosial hindia belanda sejak era voc hingga republik bataat:
Era voc (1602-1799)
POLitik
Voc (Vereenigde Oostindische Compagnie) yang didirikan pada
tahun 1602 oleh pemerintah Belanda. Yang dimana voc
Juga memiliki hak istimewa yakni hak oktrai untuk men-
Jalankan aktivitas politik, militer, dan ekonomi di Asia,
termasuk
di Nusantara.
Voc
mendirikan markas utama mereka.
Pada tahun 1619 yang
di
Batavia
digunakan sebagai pusat
administrasi dan militer, serta
Juga sebagai pusat
132
Dig
BOSS

ใƒšใƒผใ‚ธ2:

No.
Date:
Ly voc
pemerintahan untuk mengontrol wilayah perdagangan di Asia.
menerapkan politik divide at impera atau politik
adu domba untuk melemahkan kerajaan - kerajaan lokal,
seperti pada kesultanan mataram, banten, dan maluku.
ekonomi
โ†ณ Voc memonopoli perdagangan rempah-rempah don komoditas
lain, seperti: pala, cengkeh, dan lada, dengan menguasai
Jalur perdagangan dan memanfaatkan sistem penyerahan
wajib hasil bumi (verplichte leverantie), serta memberlakukan
Sistem pajak (contingenten).
kebijakan monopoli ini menyebabkan kemunduran perdagangan
lokal, memiskinkan petani, dan memperburuk ekonomi
rakyat
di Nusantara.
VOC
menerapkan sistem
Kerja
paksa
untuk mendukung
Produksi komoditas ekspor, seperti di perkebunan
Maluku
dan
Jawa.
voc Juga terlibat dalam perdagangan budak
untuk
di perkebunan di
memenuhi kebutuhan tenaga kerja
Wilayah Jajahannya, termasuk, maluku.
Sosial
VOC menciptakan kelompok elit lokal yang bekerja sama dengan
kolonial sebagai perantara antara rakyat dan penguasa kolenial,
sehingga masyarakat nusantara mengalami perubahan struktur sosial.
VOC menggunakan tenaga kerja paksa termasuk budak untuk
membangun infrastruktur, seperti pelabuhan dan benteng, serta
banyak masyarakat pribumi
kebutuhan tenaga kerja.
yang dijadikan untuk memenuhi
Kebijakan voc sering memicu perlawanan, seperti terjadinya
Perang makassar
dan perlawanan di Maluku.
Big
BOSS